5


SELAMAT DATANG DI BLOGNYA SYAHRIL_MILAN SEMOGA ANDA PUAS KARENA KEPUASAN ANDA ADALAH TUJUAN KAMI DAN JANGAN LUPA UNTUK BERKUNJUNG KEMBALI DI BLOG INI
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 April 2010

Cara Memperbaiki Komputer Yang Hang

Fenomenanya bagi kita beragam. Program tidak dapat berjalan, mouse tak dapat digerakkan, kibor tak berfungsi, sampai munculnya blue screen.Langkah pertama untuk menyelesaikannya, cobalah untuk menekan kombinasi tombol [Ctrl] + [Alt] + [Del] secara bersamaan. Bila boks Close Program muncul, maka hentikan salah satu program yang berketerangan “Not Responding”. Atau hentikan juga program lain yang tidak perlu. Caranya, klik nama program tersebut dan klik [End Task].
Jika sistem masih hang. Daftarlah nama-nama program yang berjalan tadi. Dan Restart sistem melalui tombol [Restart] di CPU. Setelah sistem Windows berjalan lagi, buka satu per satu program tadi untuk mengecek konflik tersebut terjadi saat Anda menggunakan aplikasi yang mana. Jika ketahuan, catat nama program tersebut dan konsultasilah ke vendornya. Bila program penyebab konflik itu tidak terlalu Anda butuhkan, sebaiknya uninstall saja dari sistem.

Start-up Sistem Melambat
Terlalu banyaknya program yang di-upload saat start-up dapat membuat boros memori. Untuk menyelesaikannya, matikan seluruh aplikasi, kemudian munculkan boks dialog System Configuration Utilities seperti cara di atas.
Klik tab [Startup]. Di dalamnya terdapat daftar program-program yang berjalan sejak Windows dimulai. Jika tanda centangnya cukup banyak, maka kurangilah dan biarkan hanya terdapat pada program yang Anda anggap perlu saja.
Misalnya, hilangkan saja tanda centang dari program-program seperti e-mail client, messenger, Microsoft Office Start-up, dan aplikasi lainnya yang sebetulnya dapat dibuka kapan saja. Klik [Apply] dan [OK] untuk mengaktifkannya. Dan klik [Yes] pada konfirmasi untuk me-restart sistem Anda.Kontrol daftar startup program ini secara rutin, agar pemakaian memori sistem Anda terjaga


Safe Mode
Jika saat booting tiba-tiba Windows merekomendasikan Anda untuk menggunakan safe mode, berarti ada yang tidak beres dalam sistem Anda. Hilangnya file sistem, driver dan file penting lainnya dari Windows dapat memaksa Windows tampil dalam safe mode. Kerusakan dalam bagian hard disk juga dapat memicunya.Untuk memeriksanya, masuk saja ke safe mode dan scandisk dulu hard disk Anda. Klik [Start] [Programs] [Accessories] [System Tools] lantas [ScanDisk]. Jika hasilnya tak ada masalah, maka kemungkinan kerusakannya ada pada file sistem. Restart, dan kali ini paksakan untuk menggunakan normal mode. Lihat, biasanya Windows akan mengeluarkan pernyataan-pernyataan error. Kalau bisa catat error-nya dan konsultasikan pada Microsoft.
Atau jalan singkatnya, Anda bisa menginstal ulang sistem Windows. Sebelumnya tentu Anda harus mem-back up semua data penting Anda ke drive atau hard disk lain.

Defrag Macet
Kondisi ini bisa saja terjadi bila Anda juga menjalankan program lainnya saat defrag berlangsung. Mungkin Anda merasa sudah menutup semua program, tapi sistem komputer masih mencatat kegiatan beberapa program.
Untuk mengetahuinya, tekanlah kombinasi tombol [Ctrl] + [Alt] + [Del] secara bersamaan. Begitu boks Close Program muncul, periksa program apa sajakah yang tengah berjalan saat ini.Selain Explorer dan Systray, hentikan semua program lainnya dengan mengekliknya dari daftar dan klik [End Task]. Lalu, mulailah lagi untuk men-defrag.Bila masih bermasalah, cobalah untuk memunculkan boks dialog System Configuration Utility. Klik [Start] lalu [Run]. Ketikkan “msconfig” (tanpa tanda kutip) dan tekan [Enter]. Pada tab [General], tepatnya perhatikan pada opsi-opsi di bawah [Selective Startup]. Hilangkan semua tanda centang pada opsi-opsi itu. Tapi biarkan opsi [Selective Startup] tetap tercentang.Restart komputer Anda dan kembali jalankan defrag. Jika kondisi belum pulih, maka kemungkinan sebab lainnya adalah kerusakan di hard disk Anda. Jalankan Scan disk. Bila semuanya oke-oke saja, mudah-mudahan kini defrag dapat berjalan baik.Kecuali jika semua langkah itu belum menyelesaikan masalah, maka berkonsultasilah ke teknisi komputer langganan Anda.

PC tak Mau Hidup
Bila ini terjadi, pastikan Anda telah menekan tombol power pada CPU (central processing unit) dengan benar. Cek juga bahwa kabel power telah tersambung dengan baik dari power outlet-nya ke PC. Tancapkan kabel-kabelnya sekali lagi.
Pengguna yang memakai stabilizer perlu melihat apakah stabilizer-nya memang berfungsi baik saat dihidupkan. Pastikan juga power outlet-nya tidak bermasalah. Anda bisa mengetesnya dengan menyambungkan peralatan listrik lainnya ke power outlet tersebut. Kalau peralatan tersebut bekerja, berarti power outlet-nya masih bagus.
Setelah sekian pengecekan tersebut, kalau PC masih tidak mau hidup, masalahnya kemungkinan besar terletak pada kabel power. Gantilah kabel power-nya dengan yang baru. Permasalahannya mungkin terletak pada kotak power supply PC atau malah pada motherboard-nya. Jika kabel telah Anda ganti tapi problem masih terjadi, sebaiknya langsung hubungi tempat servis langganan Anda deh.
Sering Restart Sendiri
Masalah ini kemungkinan sebabnya adalah gangguan arus listrik, baik pada power outlet-nya, stabilizer, kabel power, power supply maupun motherboard. Kerusakan memori (RAM) juga bisa menyebabkannya.Lakukan langkah-langkah pengecekan seperti pada problem di atas. Tegangan listrik yang tidak stabil juga bisa mempengaruhinya.

Plug N’ Pray
Windows sebenarnya hadir dengan fasilitas Plug N’ Play, yaitu kemampuan otomatis untuk mendeteksi dan melakukan konfigurasi bila ada penambahan kartu atau perangkat ke dalam sistemnya. Bahasa gampangnya, tinggal colok, langsung jalan.
Tapi fasilitas itu sering diplesetkan orang menjadi Plug N’ Pray, gara-gara pada praktiknya kemudahannya tidak seperti yang dijanjikan. Windows gagal mendeteksinya dan perangkat pun tak bisa berfungsi.
Kalau itu terjadi, cobalah untuk menggunakan fitur Add/Remove Hardware pada Control Panel. Klik [Start] [Settings] [Control Panel]. Kemudian dalam jendela yang tampil, klik dobel [Add/Remove Hardware]. Sebuah wizard akan membantu Anda untuk mendeteksi hardware tersebut.Kalau itu gagal juga, paksa dengan menjalankan file instalasi hardware langsung dari disket atau CD-nya. Mestinya sih langsung beres.Kecuali bila cara itu juga tidak jalan juga, maka kemungkinan setting BIOS Anda perlu diatur agar fitur Plug N Play dari Windows berjalan. Restart-lah PC Anda. Langsung tekan tombol [Del] pada kibor secara terus menerus hingga BIOS muncul.
Kalau BIOS Anda dari Award Software, carilah bagian [PnP/PCI Configurations] dan tekan [Enter]. Pada opsi [PNP OS Installed], gantilah nilai “No” dengan “Yes”. Pada jenis BIOS lainnya, walau menu setting-nya berbeda, pada prinsipnya carilah pengaturan yang serupa.
Masalah Kernel32
Bila program Anda berhenti di tengah jalan dan muncul pesan yang mengandung kata-kata “illegal operation”, “kernel32” dan seterusnya, tak perlu bingung. Kemungkinan besar itu karena program yang Anda jalankan konflik dengan sistem Windows. Cukup tutup pesan tersebut. Uninstall program tersebut, kemudian instal kembali. Biasanya solusi begini cukup manjur mengatasinya, kecuali jika program Anda bajakan.
PC Hidup tapi tidak Mau Booting
Gejalanya, layar monitor tidak mau menampilkan apa-apa dan komputer membunyikan bunyi beep secara berulang-ulang. Matikan PC, matikan stabilizer, cabut semua kabelnya, kemudian buka casing-nya. Bawa PC ke tempat yang terang, atau sediakan senter untuk membantu Anda melihat dengan jelas ke dalamnya.
Cek bahwa kartu memori sudah tertancap dengan benar pada slot-nya. Karena ini seringkali menjadi penyebabnya. Buka penguncinya, cabut kartu memorinya, tancapkan kembali dengan benar dan kunci kembali. Pastikan juga kartu memori Anda dalam keadaan baik, tidak cacat dan tidak rusak.
Sekaligus saja, pastikan kartu-kartu dan kabel-kabel di dalam PC tersambung dengan baik, dan tidak mengalami cacat atau bahkan putus sambungannya. Prinsipnya, agar komputer berjalan baik, maka semua komponen harus berada dalam posisinya yang benar dan dalam kondisi baik pula.
Lihat juga bahwa motherboard Anda tidak tergores. Jalur-jalur tembaganya masih bagus dan tidak terpotong oleh sayatan benda tajam. Kemudian nyalakan kembali PC tersebut.
Bila kasusnya masih terjadi, cobalah untuk menukar posisi kartu memori ke slot memori yang lainnya. Cek manual motherboard Anda untuk panduannya. Kalau tidak selesai juga, konsultasikanlah ke teknisi servis komputer.

Hard Disk, Kibor atau Floppy Drive tidak Dikenal
Proses booting akan tertahan jika hard disk utama tidak dikenali oleh BIOS. Pesan yang tampil biasanya, “Primary hard disk failed”. Kalau sudah begini, sistem operasi tidak akan jalan. Untuk mengatasinya, restart PC dan segera tekan [Del] terus menerus hingga BIOS muncul. Di BIOS, periksa apakah primary hard disk terdeteksi atau tidak. Dalam beberapa model BIOS, ada fasilitas hard disk auto-detection. Gunakanlah fasilitas itu. Jika hard disk tidak terdeteksi juga, maka matikan PC, cabut semua kabelnya dan bukalah casing-nya.Cek apakah kabel power dan kabel data, yang menyambungkan hard disk dan motherboard, telah terpasang dengan baik dan tidak cacat. Nyalakan kembali, bila kasusnya berulang, maka ada kemungkinan hard disk Anda rusak. Tapi sebaiknya, konsultasikan saja dulu. Beberapa teknisi komputer mengerti cara untuk menyelamatkan data dari hard disk yang telah rusak.
Langkah-langkah yang sama bisa Anda gunakan untuk menyelesaikan problem floppy drive yang tidak terdeteksi. Prinsipnya tidak terlalu berbeda, kok.
Bila pesan yang muncul adalah “Keyboard error or no keyboard present”, matikan PC dan cek apakah kabel kibor telah tertancap ke PC dengan benar. Kalau perlu, cabut dan tancapkan kembali. Jika tidak beres juga, cobalah untuk mengganti kibor Anda.Kalau problem tidak selesai juga, kemungkinan port kibor pada motherboard rusak. Sebelum memutuskan untuk mengganti motherboard, konsultasikanlah dulu dengan tempat servis Anda.

Komputer Berisik
Sebabnya bisa berasal dari kipas-kipas dalam komputer (kipas prosesor dan kipas pendingin) ataupun hard disk. Matikan PC dan buka casing-nya. Dalam kondisi casing terbuka, nyalakan kembali PC dan teliti dari mana sumber bunyi itu.Apakah ada kabel atau ujung kabel yang menyangkut pada kipas? Adakah benda yang menghambat geraknya? Kalau ya, maka singkirkanlah benda itu atau jauhkanlah kabel tadi dari kipas. Bersihkan kipas di atas prosesor dan kipas pendingin komputer secara rutin untuk menghindarinya. Anda bisa gunakan kuas kecil yang kering untuk itu.
Kalau sumber suaranya berasal dari hard disk, periksalah posisinya. Karena mungkin sumber bunyinya dari pergerakan jarum di dalam hard disk yang tidak stabil. Hindari meletakkan hard disk secara miring, karena dapat cepat rusak dan berbunyi.
Bila problemnya tidak tuntas, konsultasilah pada teknisi servis komputer.

Sering Hang & Panas
Matinya kipas pendingin bisa merupakan sebab naiknya temperatur PC, dan akhirnya PC sering mengalami hang. Panas dapat menyebabkan komponen PC cepat rusak. Maka, periksalah kipas-kipas tersebut. Bersihkan kotoran di dalamnya, dan pastikan kabel power untuknya tidak putus. Kalau kasusnya masih terus terjadi, konsultasilah, karena bisa jadi sebabnya adalah pengaturan jumper dalam motherboard yang tidak sesuai.

Casing Nyetrum
Hal seperti ini terjadi akibat kebocoran arus listrik dari power supply. Matikan PC, cabut semua kabelnya dan ambil kabel tipis dengan panjang kira-kira 1,5 kali tinggi PC.Kelupas salah satu ujung kabel itu, hingga tampak kawat tembaganya sekitar 3 cm. Lilitkan ujung kabel dengan kawat tembaga yang terbuka itu ke salah satu sekrup di belakang bodi PC. Dan biarkan ujung kabel satunya menjuntai ke tanah atau menempel ke tembok.
Komputer yang tidak dapat di shut down memang merepotkan, jika kita langsung mencabut kabel nya, komputer bisa rusak, tapi kalo di shutdown secara normal, komputer tidak mau mati . Tapi tidak usah bingung, berikut cara memperbaikinya :

cara pertama :
1. Klik Start Menu -> Run -> ketik regedit

2. Buka HKEY_CURRENT_USER -> Control Panel -> Desktop

3. Klik 2x pada PowerOffActive dan ubah nilai nya menjadi 1

cara kedua :
1. Klik Start Menu -> Run -> ketik regedit

2. Buka HKEY_USERS -> Default -> Control Panel -> Desktop

3. Klik 2x PowerOffActive, terus ubah nilai nya menjadi 1
Komputer Tidak Bisa Shutdown
cara ketiga :
1. Klik Start Menu -> Run -> ketik msconfig Setelah itu, boks dialog System Configuration Utilities
akan terbuka

2. Pada tab General, klik Advanced. Centangilah opsi Disable fast shutdown.

3. Tutup semua aplikasi itu dan cobalah untuk men-shutdown-nya dengan normal, yaitu dengan mengeklik
Start dan pilih Shutdown. Klik Shut down dan OK pada boks konfirmasi. Kini mestinya Windows dapat
shutdown dengan baik.

Kalau ga' bisa juga...apa boleh buat, terpaksa Install Ulang dech...selamat mencoba.!!!
Cara Mempercepat Booting Windoows XP

1. MENDISABLE SERVICE WINDOWS YG TIDAK DIPERLUKAN.
Karena windows ditujukan untuk berbagai user dan tugas, maka windows membuat service yg sebenarnya tidak tidak terlalu diperlukan. Service2 berikut ini seringkali memakan resouce yg tidak sedikit, dengan mendisable (me-non-aktif-kan) maka komputer kita bisa mendapatkan sedikit boost karenanya.
= With Network :
* Alerter
* Clipbook
= With No Network :

* Alerter
* Clipbook
* Computer Browser
* Distributed Link Tracking Client
* Fast User Switching
* Human Interface Access Devices
* Indexing Service
* IPSEC Services
* Messenger
* Netmeeting Remote Desktop Sharing
* Portable Media Serial Number
* Remote Desktop Help Session Manager
* Remote Procedure Call Locator
* Remote Registry
* Remote Registry Service
* Secondary Logon
* Routing & Remote Access
* Server
* Telnet
* TCP/IP NetBIOS Helper
* Upload Manager
* Universal Plug and Play Device Host
* Wireless Zero Configuration -(Jangan didisable jika anda mengunakan Wireless)
* Workstation
Cara mendisable service diatas:

1. Klik start>Run>ketik "services.msc"
2. Dobel klik service yg hendak diubah
3. Ubah startup type menjadi 'Disable"


2. MATIKAN SYSTEM RESTORE
System restore bisa bermanfaat jika komputer bermasalah, akan tetapi semua restore point yg disimpan bisa memakan ruangan yg cukup besar di harddisk. System restore membebani karena selalu memonitor sistem, dengan mendisable system restore maka sebagian resorce bisa dialokasikan untuk hal yg lain.

1. Buka Control Panel
2. Klik Performance and Maintenance
3. Klik System
4. Klik System Restore tab
5. Klik 'Turn off System Restore on All Drives'
6. Klik 'Ok'

Nb : Kalo sering melakukan percobaan install software ato apa aja… jangan dimatikan. Kata nenek berbahaya…. Ntr kalo ada kacau, gak bias balik normal deeee, terpaksa repair ato install ulang….


3. DEFRAG PAGEFILE
Keeping your pagefile defragmented can provide a major performance boost. One of the best ways of doing this is to creat a separate partition on your hard drive just for your page file, so that it doesn't get impacted by normal disk usage. Another way of keeping your pagefile defragmented is to run PageDefrag. This cool little app can be used to defrag your pagefile, and can also be set to defrag the pagefile everytime your PC starts. To install:

1. Download and Run PageDefrag (bisa di sedot dari \\yully\Zoftware\pagedefrag,
2. kasih centang pada "Defrag at next Reboot",
3. Klik OK
4. Reboot
NB : kalo mo cepet2, mending jangan deh…. Lebih enak nge-defrag-nya 2 minggu sekali ato sebulan sekali.


4. MEMPERCEPAT AKSES FOLDER - DENGAN MENDISABLE LAST ACCESS UPDATE.
Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory. Proceed with caution: Langkah berikut bukan untuk N00bie

1. Start>Run>regedit
2. "HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\FileSystem"
3. Klik kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih 'DWORD Value'
4. Bikin DWORD Value dengan nama 'NtfsDisableLastAccessUpdate'
5. Klik kanan pada value baru terus pilih 'Modify'
6. Ubah data menjadi '1'
7. Klik 'OK'


5. ME-NON-AKTIFKAN MICROSOFT SYSTEM SOUNDS
Secara default MS sound systems membuat komputer berbunyi/bersuara ketika booting awal, shutdown, error, dll. Skenario suara windows jelas2 membuat komputer lebih lambat (terutama dalam waktu shutdown dan booting awal), untuk me-non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut:
1. Buka Control Panel
2. Klik Sounds and Audio Devices
3. Klik tab Sounds
4. Pilih "No Sounds" dari Sound Scheme
5. Klik "No"
7. Klik "Apply"
8. Klik "OK"

6. MEMPERCEPAT WAKTU BOOT
Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg satu ini.
1. Start Menu>Run
2. Regedit
3. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOpt imizeFunction
4. Cari "Enable" dibagian kanan regedit
5. Klik "Modify"
6. Pilih "Y to enable"
7. Reboot

Tambahan:
Bootvis juga bisa dicoba, untuk memangkas waktu boot dengan manufer yg manis.

7. MEMPERCEPAT PERFORMA SWAPFILE
Jika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang tweaking yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih cepat. Tweaking ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita, SEBELUM mengunakan swap file.
1. Start>Run
2. "msconfig.exe">ok
3. Klik tab System.ini
4. Klik tanda plus pada tab 386enh
5. Klik kotak new kemudian ketik "ConservativeSwapfileUsage=1"
6. Klik OK and Restart

8. MEMPERCEPAT LOADING WINDOWS MENU
Tweak ini adalah tweaking fav saya, karena akan komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu.
1. Start>Run > Regedit>Ok
3. "HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\"
4. Pilih/Sorot "MenuShowDelay"
5. Klik kanan dan pilih "Modify'
6. Ketik angka "100" atau Angka 50-150 adalah kisaran yg baik, sesuka hati aja.


9. MEMPERCEPAT LOADING PROGRAM.
Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan, silahkan aja dikembalikan ke setting semula.
1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
2. properties
3. Pada kotak 'target', tambahkan ' /prefetch:1' diakhir kalimat.
4. Klik "Ok"


10. MEMPERCEPAT SHUTDOWN WINDOWS XP.
Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.
1. Start>Run
2. 'Regedit'>OK
3. 'HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\'
4. Sorot 'WaitToKillAppTimeout'
5. Klik kanan dan pilih modify
6. Ubah value menjadi '1000' > Klik 'OK'
8. Sorot 'HungAppTimeout'
9. Klik kanan dan pilih modify
10. Ubah value menjadi '1000' > Klik 'OK'
12. 'HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop' sorot WaitToKillAppTimeout'
13. Klik kanan dan pilih modify
15. Ubah value ke '1000' > Klik 'OK'
17. 'HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\' sorot 'WaitToKillServiceTimeout'
19. Klik kanan dan pilih modify
20. Ubah value menjadi '1000' > Klik 'OK'

11. MEMBERSIHKAN PREFETCH FILE
Fitur ini cukup efisien dalam meningkatkan agresifitas windows tapi tidak perlu mengutak-utik registry. Yg diperlukan adalah mendelete isi directory/folder prefetch. Prefetch adalah directory yg berisi link2 yg kadaluarsa. Link2 yg semakin menumpuk bisa memperlambat komputer anda secara signifikan. Directory prefetch ada di c:windows/prefetch, membersihkan prefetch 2-3 minggu sekali cukuplah untuk pemakaian standar.

12. MENDISABLE PREFETCH SISTEM DENGAN MEMORY YG KECIL (< 256MB)
Jika sistem anda cuman 128MB. Windows prefetch akan melumpuhkan sistem anda karena prefetch berusaha nge-load, link2 lama dengan tujuan mempercepat komputer, tapi prefetch itu spt pedang mata dua, karena terlalu banyak yg di load justru komputer bukannya tambah cepat, tapi malahan jadi lambat. Karena sebagian besar memori idle disedot untuk hal.

Cara mendisable Prefetch
1. start>run>regedit
2. [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory
Management\PrefetchParameters\EnablePrefetcher];
3. Dobel klik isi 0 untuk menDisable.
4. reboot.


13. BOOTING LEBIH CEPAT DENGAN MENGURANGI BEBAN FONT.
Setiap kali windows booting selalu melakukan loading font2 yg terdaftar di windows. Jika anda bukan desainer grafik, tentu saja ngggak semua font itu digunakan. Saran saya adalah memindahkan font2 di folder lain.
1. Bikin foler baru
2. Masuk ke "Fonts" di Control Panel.
3. Sorot group font yg akan di pindah.
4. Pindahkan ke folder yg baru, atau untuk mudahnya klik kanan lalu pindahkan ke My
Documents.
5. Reboot, jika anda membutuhkan font yg telah dipindahkan tadi, caranya copy dan paste
ke directory font yg lama.

14. MEMPERCEPAT DENGAN MENSETTING ULANG PREFETCHER.
Fitur ini cukup unik di Windows XP, dan jika dilakukan dengan benar hasilnya terasa sangat jozzzz, yg hendak kita lakukan adalah mensetting ulang folder cache yg ada di windows kita.
1. start>run>regedit
2. [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory
Management\PrefetchParameters\EnablePrefetcher]
3. ada 3 pilihan yaitu 0-Disable, 1-App launch prefetch, 2-Boot Prefetch, 3-Both ("3" adalah
yg direkomendasikan).
4. reboot.
Setting ulang ini akan mengurangi waktu booting dan waktu yg diperlukan untuk loading program.

15. TWEAKING MEMORY.
Nggak cuman overclock di BIOS yg bisa mempercepat laju komputer , tapi tweaking ini nggak boleh dilewatkan. Tweaking ini disarankan bagi mereka yg memiliki kapasitas memory sebesar 512MB keatas.
1. start>run>regedit
2. HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management
1.Disable Paging Executive -dobel klik masukan desimal 1 -
point ini mengaakibatkan windows XP menyimpan data di memory, ketimbang mengakses page file di harddisk.
2.LargeSystemCache -dobel klik masukan desimal 1- - tweak ini
mengijinkan kernel windows jalan di memory, bener2 jozz gandhoz dan mak nyozzz kalo dilakukan dengan bener. so be careful.
NB : ATTENTION ! jangan melakukan langkah ini jika kurang mengerti !!! BAHAYA !


16. WINDOWS XP ICON CACHE
Buat yang pake banyak icon desktop. B’coz Icon di desktop mengunakan cache, dan ketika cache sudah menumpuk maka access dari desktop ke icon terasa sangat lambat
Silahkan delete atau hapus Iconchace.db yg ada di directory (System:\\Documents and setting\-UsernameYangDiPakelogin\Local Settings\Application Data). Ketika anda mendelete seketika itu juga windows akan bikin yg baru. dan yg pasti icon cache yg baru lebih 'enteng' bagi windows.
*pastikan opsi show hidden files and folder diaktifkan sebelum mendelete iconcache.db

MINI TRICKY (Hapus Prefetch Dengan .bat)

1. Buka notepad
2. ketik (copy paste juga bisa) script berikut :
@echo off
del C:\WINDOWS\Prefetch\*.* /q

kalau install windows-nya bukan di C:\WINDOWS\ tolong diganti dengan path yang sesuai

3. Simpan dengan ekstensi .bat (nama file sama tempat ngesavenya bebas)

4. untuk winxp pro :
di menu "run" ketik gpedit.msc nanti keluar tampilan cari setting di sebelah kiri "computer configuration\windows setting\script (startup/shutdown)

5. di tampilan sebelah kanan kamu pilih (double click) aja startup atau shutdown (sekedar saran mending di pake shutdown aja) nanti tinggal klik tombol add terus browse aja dimana kamu
nyimpan file batch tadi buat bagian "script parameters" kosoingin aja

Untuk yang pake winxp home langkah 4&5 diganti dengan salahsatu cara berikut :
- double click file tersebut setiap pengen ngehapus isi folder prefetch (manual)
- copy file tersebut ke C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup sehingga isi folder prefetch akan dihapus setiap masuk windows (otomatis)

17. PROCESSOR YANG MEMILIKI L2 CACHE DIATAS 256 KB
System Key: [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management]
Value Name : SecondLevelDataCache
Data Type : REG_DWORD (DWORD Value)
Value Data : Cache (in Kb) using Decimal Notation
Untuk Mengetahui Cache processor bisa di lihat dari menginstall PC Wizard ato Tune Up Utilities

18. MENAMBAH MEMORY TANPA MENAMBAH MEMORY FISIK

My Computer >> Right click >> Properties >> Tab Advanced >> Performance Setting >> Advanced >> Change Virtual Memory >> alokasikan pada partition yg banyak free nya, default 378 - 768 set jadi 1000-1500 udah cukup

Sponsors

Login |
Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese
English French German Spain Italian Dutch